Learning Outcomes


Kompetensi lulusan prodi MM Universitas Telkom dicapai melalui proses pembelajaran dengan empat modul utama yaitu (1) modul dasar, (2) modul fungsional, (3) modul konsentrasi dan (4) modul penelitian. Pemberian mata kuliah pada modul fungsional dan modul penelitian bertujuan untuk mengembangkan kompetensi utama. Mata kuliah yang diberikan untuk mengembangkan kompetensi utama meliputi manajemen pemasaran, manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, manajemen operasi dan produksi, manajemen strategi dan thesis.

Pemberian matakuliah pada modul dasar bertujuan untuk mengembangkan kompetensi pendukung. Mata kuliah yang diberikan untuk mengembangkan kompetensi pendukung meliputi persiapan metode kasus dan membaca kritis, akuntansi, manajemen dan organisasi, metodologi penelitian. Sedangkan pemberian mata kuliah pada modul konsentrasi bertujuan untuk mengembangkan kompetensi lainnya.

Mata kuliah yang diberikan untuk mengembangkan kompetensi lainnya disesuaikan dengan konsentrasi yang dipilih oleh mahasiswa. Sebagai contoh apabila mahasiswa memilih konsentrasi manajemen sumber daya manusia maka mata kuliah yang akan dipelajari meliputi kepemimpinan global, manajemen bakat, manajemen pengetahuan, statistik bisnis dan metodologi penelitian lanjutan.

Kompetensi lulusan atau capaian pembelajaran dari Prodi MM Universitas Telkom di susun berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) tingkat 8. Kompetensi lulusan atau capaian pembelajaran dari Prodi MM Universitas Telkom adalah sebagai berikut:

  1. Sikap:
    a.   Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik.
    b.   Menginternalisasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  1. Keterampilan Umum:
    a.   Mampu mengidentifikasi masalah manajerial dan organisasional dengan akurat.
    b.   Mampu menerapkan pengetahuan tentang fungsi-fungsi organisasi dan fungsi-fungsi manajemen
    dalam mengelola berbagai tipe organisasi.
    c.   Mampu merancang dan melakukan penelitian untuk mengkaji dan mengembangkan pengetahuan mengenai strategi fungsional.
  1. Keterampilan Khusus:
    a.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang manajemen pemasaran.
    b.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang manajemen sumberdaya
    manusia.
    c.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang manajemen keuangan.
    d.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang manajemen kewirausahaan.
    e.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang pengembangan perusahaan.
    f.   Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam bidang pasar investasi dan perbankan.
    g.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam aspek globalisasi dan manajemen
    inovasi.
    h.  Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam pemodelan bisnis Telco.
    i.   Mampu mengembangkan taktik dan strategi yang lebih maju dalam transformasi bisnis digital.
  1. Penguasaan Pengetahuan:
    a.  Menguasai teori-teori dan pengetahuan praktis dalam bidang manajerial (perencanaan, pengorganisasian, penyusunan staf, pengarahan, dan pengendalian serta evaluasi) dan fungsi-fungsi organisasi (pemasaran, operasi, sumberdaya manusia, keuangan dan strategi) dalam pengelolaan berbagai tipe organisasi.
    b.  Menguasai pengetahuan metoda dan teknik untuk mengkaji permasalahan-permasalahan dan fenomena-
    fenomena yang ada yang dapat bermanfaat bagi perkembangan organisasi.

 

Kurikulum prodi MM Universitas Telkom dirancang untuk mendukung visi dan misi prodi MM. Oleh karena itu pemberian mata kuliah dan kasus menekankan pada area teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Kasus yang diberikan merupakan kasus nyata perusahaan di seluruh dunia untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan dalam lingkup global. Berkaitan dengan modul konsentrasi, prodi MM menawarkan kepada mahasiswa konsentrasi bisnis telekomunikasi dan yang terbaru juga ditawarkan konsentrasi bisnis digital.

 

 

Catatan: Pengertian tentang kompetensi utama, pendukung, dan lainnya dapat dilihat pada Kepmendiknas No. 045/U/2002.