Home » Acara

Inovasi Pembelajaran di Era Digital

seminar-dan-lokakarya-APMMI

Hadirnya teknologi informasi dan komunikasi telah membuat lahirnya banyak inovasi, termasuk di dalam dunia pendidikan. Penggunaan teknologi di dalam pendidikan memungkinnya terjadinya pembelajaran tanpa tatap muka secara langsung antara mahasiswa dengan dosen. Bahkan saat ini mulai bermunculan situs-situs yang menawarkan pembelajaran secara online.

Tidak hanya situs-situs resmi, bahkan sekarang ini adalah jamannya dimana setiap orang berbagi ilmunya didunia maya melalui social media, blog, forum, dan lain-lain. “Semakin banyak orang yang sharing ilmunya, maka akan semakin banyak orang yang akan menyempurnakan ilmu tersebut maka akan semakin baik ilmu tersebut.” Kata Prof. Ir. Tian Belawati, M.ED., Ph.D. pada acara Seminar Nasional dan Lokakarya APMMI,Telkom University, Bandung 3 June 2015.

MOOC atau Massive Open Online Courses sudah mulai banyak diterapkan di berbagai universitas di seluruh dunia. Lebih lanjut, Prof Tian menceritakan MOOC pertama kali muncul pada tahun 2008. Adalah Stephen Downes dan George Siemens yang pertama kali membuat kursus online yang kemudian menjadi cikal bakal pembelajaran jarak jauh. Empat tahun kemudian, yaitu tahun 2012 dikatakan menjadi tahunnya MOOC, karena pada tahun ini banyak bermunculan situs kursus online seperti COURSERA dan EDX.

Kehadiran MOOC dapat menjadi alternative media pembelajaran dimana mahasiswa tidak perlu tatap muka secara langsung dengan dosen. “MOOC biasanya tidak hanya menawarkan kursus gratis, tetapi juga menerapkan system berbayar dimana mahasiswa-nya akan mendapatkan sertifikat.” Kata Prof. Tian.

Prof. Tian menyebutkan keuntungan bagi universitas yang menerapkan MOOC antara lain dapat digunakan untuk mempromosikan universitas secara global, karena MOOC memungkinkan universitas dapat dilihat dan diikuti oleh semua orang diseluruh dunia. Oleh karena itu banyak universitas yang menerapkan pembelajaran secara online kedalam rencana strategis mereka.

Comments are closed.